KHABAR, PALANGKA RAYA – Memasuki sepekan pertama Ramadan 1447 H, harga kebutuhan pokok di pasar-pasar Kalimantan Tengah terpantau masih stabil dan stok barang dinilai mencukupi kebutuhan masyarakat.
Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Provinsi Kalimantan Tengah memastikan kondisi pasar masih terkendali meski terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas.
Kepala Disdagperin Kalteng, Norhani, menyebut kenaikan yang terjadi tidak signifikan dan tidak perlu dikhawatirkan.
“Memang ada kenaikan di beberapa komoditas, tetapi tidak signifikan. Yang terpenting stok tetap tersedia dan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan bahan pokok,” ujarnya usai kegiatan buka puasa bersama di Aula Disdagperin Kalteng, Kota Palangka Raya, Jumat (27/02/2026).
Pemantauan Rutin di Pasar Tradisional dan Modern
Disdagperin terus melakukan pemantauan harga secara rutin di berbagai pasar, baik tradisional maupun modern.
Langkah ini diambil untuk mencegah potensi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang Idul Fitri.
Pengawasan Produk Pangan dan Takjil Diperketat
Selain memantau harga, pengawasan terhadap produk pangan olahan termasuk takjil turut diperketat selama Ramadan.
Tim perlindungan konsumen telah melakukan pengecekan di sejumlah titik penjualan untuk memastikan makanan yang beredar aman dikonsumsi masyarakat.
Sidak Pasar Besar-besaran Disiapkan Awal Maret
Sebagai langkah antisipasi, Disdagperin Kalteng berencana menggelar inspeksi mendadak atau sidak pasar secara besar-besaran pada awal Maret 2026.
Upaya ini dimaksudkan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan distribusi barang tetap lancar selama Ramadan hingga Lebaran.
Pemerintah daerah berharap stabilitas pasar dapat terus terjaga agar daya beli masyarakat tidak terganggu di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan puasa. (Byu)







