Target 2026: Semua Pedalaman Kalteng Harus Terlistriki, Tapi…

KHABAR, PALANGKA RAYA – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memanfaatkan ajang Kalteng Expo 2025 untuk memperkenalkan program unggulan Kalteng Bersinar, yang ditujukan menghadirkan listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) ke wilayah terpencil.

Program ini merupakan inisiatif prioritas dari Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur H. Edy Pratowo.

Fokus pada Wilayah Terpencil yang Belum Terjangkau Listrik

Kepala Dinas ESDM Kalteng, Vent Christway, menegaskan bahwa program ini menyasar masyarakat di daerah-daerah pedalaman yang belum dijangkau jaringan listrik PLN.

“Di sini kita menampilkan alat-alat listrik yang merupakan produk untuk energi baru terbarukan, yang nanti akan kami pasang di daerah-daerah terpencil di Kalimantan Tengah. Daerah-daerah ini diperkirakan belum akan terjangkau PLN dalam 1-3 tahun ke depan,” ujar Vent saat ditemui di stan Dinas ESDM, Minggu malam, 18 Mei 2025.

Alat-alat EBT yang dipamerkan merupakan solusi mandiri untuk penerangan rumah tangga.

Vent menjelaskan bahwa alat-alat tersebut akan diprioritaskan untuk warga kurang mampu yang sangat membutuhkan akses terhadap energi listrik.

“Kami akan memasang di rumah-rumah masyarakat yang tidak mampu dan sangat membutuhkan listrik,” ucapnya.

Tanggung Jawab terhadap Lingkungan dan SDA

Selain program elektrifikasi pedesaan, Dinas ESDM juga menaruh perhatian pada aspek lingkungan dan pengelolaan sumber daya mineral dan batu bara di Kalimantan Tengah.

Vent menegaskan bahwa tanggung jawab dinasnya bukan hanya menghadirkan listrik, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan.

Target Cakupan Listrik Hingga Akhir 2026

Dinas ESDM menargetkan bahwa seluruh masyarakat pedalaman di Kalimantan Tengah bisa mengakses listrik paling lambat akhir tahun 2026.

“Target kami, pada akhir tahun 2026, seluruh masyarakat terutama yang tinggal di pedalaman sudah bisa merasakan akses listrik dari pemerintah. Kami akan terus berkolaborasi dengan PLN, perusahaan-perusahaan swasta di sekitar wilayah terpencil, serta memanfaatkan anggaran dari APBD Provinsi,” jelas Vent.

Harapan Baru untuk Masyarakat Pedalaman

Program Kalteng Bersinar membawa harapan besar bagi masyarakat pelosok agar tidak lagi hidup dalam kegelapan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yakin bahwa ketersediaan listrik akan meningkatkan kualitas hidup dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah terpencil.

Program ini diharapkan menjadi langkah nyata menuju pemerataan pembangunan energi di seluruh pelosok Kalimantan Tengah.

(asp)

Dibuka Resmi! Kalteng Expo 2025 Tawarkan 1.965 Lowongan Kerja

Dinsos Kalteng Pamerkan Karya Anak Panti di Kalteng Expo 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *