Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng, Abdul Razak dan Sri Suwanto, siap meningkatkan fasilitas pendukung bagi nelayan di Kabupaten Sukamara, khususnya di Kecamatan Jelai, jika terpilih memimpin daerah tersebut. Mereka berkomitmen untuk membangun infrastruktur yang akan mendukung sektor perikanan, yang merupakan salah satu sumber penghidupan utama masyarakat di wilayah tersebut.
Potensi Perikanan Kecamatan Jelai yang Menjanjikan
Kecamatan Jelai, yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Barat, memiliki potensi perikanan yang luar biasa. Dengan kekayaan alam laut dan sungainya, wilayah ini memiliki peluang besar untuk menjadi pusat perikanan yang berkembang pesat. Namun, untuk memaksimalkan potensi tersebut, dibutuhkan perhatian khusus dalam hal fasilitas pendukung bagi nelayan setempat.
Pernyataan Cagub Abdul Razak
Abdul Razak, calon Gubernur dari pasangan ASRI, menekankan pentingnya peran pemerintah untuk melengkapi fasilitas yang dapat meningkatkan produktivitas nelayan. “Pemerintah, baik pusat maupun daerah, harus lebih serius dalam menyediakan fasilitas yang mendukung kerja para nelayan. Kami akan memastikan mereka mendapatkan apa yang dibutuhkan agar hasil tangkapan mereka semakin melimpah,” ujar Abdul Razak dalam sebuah kesempatan.
Kampanye Dialogis Paslon ASRI di Kelurahan Jelai
Paslon ASRI menggelar kampanye dialogis di Kelurahan Jelai, Kabupaten Sukamara, yang dihadiri oleh masyarakat setempat. Kampanye ini menjadi ajang bagi Abdul Razak dan Sri Suwanto untuk mendengarkan keluhan serta aspirasi dari masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai nelayan. Dialog yang berlangsung akrab ini membuat masyarakat merasa didengar langsung oleh calon pemimpin mereka.
Keluhan Nelayan Terkait BBM Bersubsidi
Salah satu keluhan utama yang disampaikan nelayan dalam kampanye tersebut adalah terkait kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi. Mereka mengeluhkan stok BBM yang terbatas dan sering dijual untuk nelayan dari daerah lain. “Kami sangat kesulitan mendapatkan BBM untuk melaut, apalagi stoknya sering tidak cukup untuk kebutuhan kami,” ujar salah satu nelayan setempat.
Rencana Membangun SPBN (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan)
Sebagai solusi dari keluhan tersebut, Abdul Razak berencana untuk membangun SPBN (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan) khusus bagi wilayah Kecamatan Jelai. Dengan adanya SPBN ini, diharapkan nelayan bisa mendapatkan pasokan BBM dengan harga yang lebih terjangkau dan tanpa khawatir kehabisan. “Kami akan pastikan agar nelayan di sini bisa melaut dengan tenang tanpa takut kehabisan bahan bakar,” jelas Abdul Razak.
Keluhan Nelayan Terkait Ketiadaan Pabrik Es
Selain masalah BBM, nelayan juga mengeluhkan tidak adanya pabrik es di sekitar wilayah mereka. Tanpa adanya pabrik es, kualitas ikan yang mereka tangkap seringkali menurun sebelum sampai ke pasar. “Kami kesulitan menjaga kualitas ikan, karena tidak ada pabrik es di sini. Ikan sering tidak sampai ke pasar dengan kondisi baik,” ungkap seorang nelayan yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Rencana Membangun Pabrik Es untuk Mendukung Nelayan
Menanggapi keluhan ini, Abdul Razak menegaskan bahwa pembangunan pabrik es akan menjadi salah satu prioritasnya. Pabrik es ini diharapkan dapat membantu nelayan untuk menjaga kualitas ikan yang mereka tangkap, sehingga dapat dipasarkan dengan harga yang lebih baik. “Pembangunan pabrik es akan kami jadikan salah satu program utama, agar hasil tangkapan nelayan tetap berkualitas dan menguntungkan,” ujar Abdul Razak menutup penjelasannya.
Dengan berbagai rencana tersebut, pasangan ASRI bertekad untuk menjadikan Kabupaten Sukamara, khususnya Kecamatan Jelai, sebagai daerah yang lebih maju dalam sektor perikanan dan lebih sejahtera bagi nelayan.