Pemimpin baru diperlukan di Kalimantan Tengah, menurut H. Abdul Rasyid. Pengusaha ternama asal Pangkalan Bun ini mengungkapkan pandangan mengejutkan soal Pilkada Gubernur Kalimantan Tengah yang akan datang. Ia menegaskan bahwa sudah waktunya provinsi tersebut dipimpin oleh figur baru yang lebih berpendidikan dan berpengalaman dalam pemerintahan.
Keluarga Abdul Rasyid sudah cukup berkontribusi untuk Kalimantan Tengah
Menurutnya, keluarganya telah terlibat dalam dua periode pemerintahan provinsi tersebut, dan kini sudah waktunya memberi kesempatan kepada orang lain. “Kita perlu pemimpin yang benar-benar mampu memimpin dengan kapasitas yang mumpuni,” ujar Abdul Rasyid, menandaskan pentingnya pemimpin yang memiliki kapabilitas kuat.
Beberapa masalah belum terselesaikan oleh pemimpin sekarang.
Dalam kesempatan yang sama, Abdul Rasyid juga mengungkapkan rasa malunya terhadap beberapa masalah yang belum teratasi hingga kini. Namun, ia tidak merinci lebih lanjut masalah yang ia maksud. “Ada hal-hal yang sebenarnya bisa diselesaikan dengan lebih baik, tapi kenyataannya belum terselesaikan. Ini memalukan,” tuturnya.
Beberapa nama tokoh potensial untuk Pilgub Kalteng disebutkan oleh Abdul Rasyid.
Ia menyoroti beberapa tokoh yang menurutnya cocok memimpin Kalimantan Tengah, di antaranya Abdul Razak, Sri Suwanto, Willy Midel Yoseph, Habib Ismail, Nadalsyah Koyem, dan Supian Hadi. Para tokoh ini, katanya, memiliki latar belakang pendidikan yang baik dan pengalaman yang cukup di bidang pemerintahan.
Pemimpin berpendidikan dan berpengalaman sangat penting, menurut Abdul Rasyid. Ia menegaskan bahwa memilih pemimpin bukan hanya soal popularitas, tetapi juga soal kapasitas dan kualitas pendidikan serta pengalaman yang dimiliki oleh kandidat tersebut. “Kalau hanya sekadar populer tapi nggak paham bagaimana menjalankan pemerintahan, ya apa jadinya? Kita butuh yang lebih dari sekadar populer,” ujarnya.
Masyarakat diingatkan untuk memilih berdasarkan kriteria objektif, bukan faktor emosional. Abdul Rasyid mengingatkan masyarakat agar tidak memilih calon pemimpin hanya karena kedekatan personal atau hubungan keluarga. Baginya, pemimpin yang baik harus memiliki visi dan misi yang jelas untuk membawa perubahan positif bagi daerahnya. “Jangan pilih hanya karena kenal. Pilihlah yang benar-benar punya kapasitas,” tambahnya.
Tidak hanya gubernur, Abdul Rasyid juga mendukung beberapa calon bupati.
Ia secara terbuka mendukung Hj. Nurhidayah untuk kembali maju sebagai Bupati Kotawaringin Barat. Selain itu, ia juga mendukung Hendra Lesmana di Kabupaten Lamandau dan Kaspianur di Kabupaten Sukamara. Ketiga tokoh ini, menurut Abdul Rasyid, telah menunjukkan kedekatan dengan masyarakat dan memiliki latar belakang pendidikan yang mumpuni.
Pilkada bukan akhir segalanya, masyarakat harus kembali bersatu setelahnya.
Abdul Rasyid mengingatkan pentingnya menjaga persatuan setelah Pilkada selesai. Perbedaan pilihan politik, katanya, jangan sampai merusak persatuan masyarakat Kalimantan Tengah. “Setelah Pilkada, kita harus kembali bersatu. Jangan terus berantem hanya gara-gara pilihan yang beda. Kalimantan Tengah harus terus dibangun bersama,” tegasnya.
Abdul Rasyid juga mengajak masyarakat bersikap sportif dalam menerima hasil Pilkada.
Ia berharap masyarakat bisa menerima siapa pun yang terpilih sebagai pemimpin dengan sikap dewasa dan mendukung mereka yang terpilih. “Nggak usah marah-marah kalau jagoan nggak menang. Kalau dia terpilih, ya kita dukung, biar bisa menjalankan tugasnya dengan baik,” pesannya.
Menutup pernyataannya, Abdul Rasyid mengingatkan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan bijak. Ia berharap warga memilih calon pemimpin yang benar-benar memiliki rekam jejak yang baik, pendidikan yang tinggi, serta kemampuan intelektual yang mumpuni. “Jangan pilih yang cuma bisa janji-janji, lihat rekam jejaknya,” katanya.
Abdul Rasyid berharap Pilkada Kalimantan Tengah berjalan damai dan lancar.
Dengan Pilkada yang damai, menurutnya, Kalimantan Tengah akan mendapatkan pemimpin yang mampu membawa kemajuan dengan visi yang jelas dan pengalaman yang kuat. “Saya berharap Pilkada ini bisa berjalan lancar, aman, dan damai. Kita butuh pemimpin yang visioner dan berpengalaman buat bawa Kalteng lebih maju,” tutupnya.