18 Bulan Transformasi, Ribuan Sekolah Mulai Terdigitalisasi

KHABAR, Palangka Raya – Upacara gabungan tiga peringatan nasional digelar secara khidmat di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah sebagai bagian dari momentum memperkuat arah pembangunan pendidikan dan keberlanjutan bangsa.

Momentum Transformasi Pendidikan Nasional

Dalam kesempatan tersebut, sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Muti disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ul Haq, yang menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni.

“Peringatan Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk meneguhkan arah transformasi pendidikan Indonesia yang lebih berani dan berkelanjutan,” ujar Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Muti, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Wamen.

Momentum peringatan tahun ini dinilai semakin bermakna karena bertepatan dengan Hari Bumi dan Hari Otonomi Daerah yang saling terhubung dalam membangun masa depan bangsa.

Pendidikan sebagai Proses Memanusiakan Manusia

Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan potensi generasi bangsa.

“Pendidikan harus menjadi proses memanusiakan manusia, tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan karakter, kemampuan berpikir kritis, dan kreativitas peserta didik agar mampu menjawab tantangan zaman,” lanjut Fajar Riza Ul Haq.

Fokus Penguatan SDM dan Transformasi Pembelajaran

Transformasi pendidikan saat ini diarahkan pada penguatan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global melalui pendekatan pembelajaran mendalam.

Dalam 18 bulan terakhir, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah melakukan berbagai langkah strategis, antara lain:

  • Revitalisasi satuan pendidikan
  • Digitalisasi pembelajaran di puluhan ribu sekolah
  • Penciptaan lingkungan belajar yang adaptif terhadap teknologi

Peran Guru dan Lingkungan Sekolah

Guru ditempatkan sebagai pusat perubahan melalui peningkatan kualifikasi, pelatihan berkelanjutan, serta perbaikan kesejahteraan.

Selain itu, penguatan karakter peserta didik dilakukan dengan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, bersih, dan nyaman.

Pendidikan dan Tantangan Lingkungan

Dalam kaitannya dengan Hari Bumi, pendidikan diharapkan mampu menjawab tantangan global seperti perubahan iklim dan degradasi lingkungan.

Tema Kekuatan Kita, Planet Kita menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan bumi.

“Pendidikan, keberlanjutan lingkungan, dan otonomi daerah harus berjalan dalam satu tarikan napas untuk membangun Indonesia yang cerdas, hijau, dan berkeadilan,” tegas Fajar Riza Ul Haq.

Sinergi Pusat dan Daerah

Momentum Hari Otonomi Daerah menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Tantangan berupa ketimpangan kapasitas daerah dan disparitas mutu pendidikan masih menjadi perhatian dalam upaya pemerataan kualitas pendidikan nasional.

Peran Strategis Kalimantan Tengah

Bagi Kalimantan Tengah, pendidikan memiliki peran penting dalam mengintegrasikan kearifan lokal dengan tantangan global serta menjaga keberlanjutan lingkungan.

Mengakhiri sambutan, ditegaskan bahwa keberhasilan transformasi pendidikan bergantung pada perubahan pola pikir, mental yang tangguh, serta komitmen bersama seluruh elemen bangsa. (Rzn/Foto: Media Disdik) Edt : MMC

Ada Pesan Penting Di Balik May Day 2026 Kalteng, Apa Itu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *