KHABAR, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran resmi mensosialisasikan Kartu Huma Betang Sejahtera dalam pertemuan strategis di Istana Isen Mulang, Rabu (25/2/2026).
Program ini dirancang sebagai instrumen multifungsi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah, dari pelosok pedalaman hingga perkotaan.
Bukan Sekadar Kartu Identitas
Agustiar menegaskan bahwa kartu ini bukan sekadar identitas biasa.
Kartu yang dilengkapi teknologi chip dan hologram ini memungkinkan masyarakat mengakses berbagai layanan hanya dengan menunjukkan kartu beserta Kartu Keluarga, tanpa proses administrasi yang panjang.
Pemegang kartu juga dijanjikan bantuan uang tunai senilai Rp250.000 pada setiap hari besar keagamaan seperti Idul Fitri dan Natal.
Manfaat yang Didapat Pemegang Kartu
Berikut manfaat lengkap Kartu Huma Betang Sejahtera:
- Pendidikan dan Kesehatan: Integrasi layanan sekolah dan akses kesehatan
- Layanan Jemput Bola: Delapan unit mobil kesehatan dilengkapi dokter spesialis untuk menjangkau daerah pedalaman
- Santunan Sosial: Bantuan biaya melahirkan, pernikahan, santunan kematian, hingga bantuan bagi warga terdampak bencana seperti kebakaran hutan
Sosialisasi Dulu, Kartu Dibagi Awal Bulan Depan
Agustiar menargetkan distribusi kartu rampung dalam waktu dekat.
“Tahapan pertama kami saat ini adalah sosialisasi, kemudian pembagian kartu. Kami targetkan awal bulan depan semuanya sudah clear,” ujar Agustiar.
Program ini dijalankan bekerja sama dengan Bank Kalteng sebagai fasilitator.
Pemerintah provinsi akan melakukan evaluasi berkala setiap tiga hingga enam bulan untuk melihat kemungkinan peningkatan nilai bantuan jika kondisi anggaran memungkinkan.
Seluruh Jajaran Diminta Proaktif
Agustiar juga meminta seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari Bupati, Wali Kota, hingga tingkat Kelurahan dan Kepala Desa, untuk proaktif dalam menyukseskan program ini.
“Kami ingin memastikan akses bagi saudara-saudara kita di pedalaman yang selama ini tidak tersentuh. Ini adalah komitmen kami untuk hadir di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Bayu)







