`Jelang 17 Juli, Pemkot Palangka Raya Siapkan Sesuatu yang Tak Biasa

KHABAR, PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya mengusung konsep kolaborasi dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Pemerintah Kota Palangka Raya ke-61, Hari Jadi Kota Palangka Raya ke-69 pada 17 Juli 2026, serta HUT RI ke-81, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat agar kegiatan berjalan efektif tanpa membebani keuangan daerah.

Silaturahmi dan diskusi bersama insan media digelar di Sejiwo Coffee Club, Palangka Raya, sebagai ruang bertukar gagasan mengenai pembangunan kota sekaligus memaparkan agenda peringatan hari jadi tahun ini.

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, Ketua DPRD Kota Palangka Raya Subandi, Sekda Kota Palangka Raya Arbert Tombak, Asisten I Setda Kota Palangka Raya Yohn Benhur G. Pangaribuan, serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Kolaborasi Jadi Tema Besar

Tahun ini, Pemerintah Kota Palangka Raya mengangkat tema “Kota Kolaborasi” yang sejalan dengan makna huruf “K” dalam slogan Palangka Raya KEREN. Konsep tersebut diterapkan dalam penyelenggaraan berbagai kegiatan yang melibatkan banyak pihak.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan sejak awal dirinya telah mengarahkan agar pelaksanaan Hari Jadi Kota dan Hari Jadi Pemerintah Kota tidak menjadi beban bagi anggaran daerah.

Karena itu, pemerintah menggandeng komunitas, pelaku usaha, organisasi masyarakat, hingga media dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.

“Maka kita ingin banyak kolaborasi-kolaborasi,” tegas Fairid

Diapresiasi di Tengah Tantangan Fiskal

Pendekatan kolaboratif tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat dan komunitas yang hadir dalam kegiatan diskusi.

Langkah tersebut dinilai relevan di tengah kondisi fiskal daerah yang menghadapi berbagai tantangan serta situasi ekonomi global yang masih dinamis.

Melalui pola kerja sama yang melibatkan banyak pihak, pemerintah dinilai mampu menjaga semangat pembangunan tanpa mengesampingkan efisiensi penggunaan anggaran.

Rangkaian Kegiatan HUT Kota

Puncak peringatan Hari Jadi Kota Palangka Raya akan berlangsung pada 17 Juli 2026.

Setelah itu, sejumlah kegiatan lanjutan telah disiapkan untuk melibatkan masyarakat dan berbagai instansi.

Agenda yang dijadwalkan antara lain:

  • 17 Juli 2026: Puncak Hari Jadi Kota Palangka Raya ke-69.
  • 17-21 Juli 2026: Palangka Raya Fair
  • 19 Juli 2026: Senam bersama.
  • 20-21 Juli 2026: Turnamen olahraga padel.

Turnamen padel akan melibatkan ASN Pemerintah Kota Palangka Raya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, serta BUMD. Sebagian besar kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha lokal.

Media Dilibatkan Beri Masukan Pembangunan

Diskusi bersama insan media juga dimanfaatkan Pemerintah Kota Palangka Raya untuk menjaring berbagai masukan terkait arah pembangunan lima tahun ke depan.

Menurut Fairid, pemerintah membuka ruang bagi kritik dan saran sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas pembangunan daerah.

“Banyak sekali harapan dan masukan untuk pembangunan Kota Palangka Raya yang akan terus berproses selama lima tahun ke depan,” ujarnya.

Melalui pendekatan kolaboratif yang terus diperkuat, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap setiap kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi, sosial, dan budaya yang dirasakan langsung oleh masyarakat. (mmc)

Kanwil Terbaik Se-Indonesia Kini Punya Nahkoda Baru, Apa Tantangannya?

Dari Kopi Hingga Investasi, Ada yang Berbeda di Palangka Raya Fair

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *