KHABAR, PALANGKA RAYA – Antusiasme siswa SMKN 3 Palangka Raya terlihat tinggi saat mengikuti Try Out UTBK Huma Betang gratis yang difasilitasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah pada Rabu (15/4/2026), sebagai upaya membantu kesiapan menghadapi seleksi perguruan tinggi.
Program ini menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memberikan akses latihan soal yang merata bagi para siswa.
Apresiasi Siswa terhadap Program Pemerintah
Salah satu peserta, Erik, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan siswa yang akan menghadapi UTBK.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, yang telah memfasilitasi kegiatan Try Out UTBK gratis,” ujarnya.
Ia menilai program ini membantu siswa memahami pola soal sekaligus mengukur kemampuan sebelum ujian sebenarnya.
Fasilitas yang diberikan juga dinilai meringankan beban siswa, terutama dalam mendapatkan akses latihan soal yang berkualitas.
Suasana Belajar Lebih Interaktif dan Menyenangkan
Seorang siswi SMKN 3 Palangka Raya mengungkapkan perbedaan antara belajar mandiri dengan mengikuti try out bersama.
Ia menyebut belajar sendiri sering terasa kurang efektif karena minim interaksi dan diskusi.
“Keunggulan utama Try Out ini dibandingkan dengan belajar mandiri dengan platform lain yaitu kalau sendiri itu nggak asik karena nggak ada teman juga buat diajak berdiskusi. Kalau misalkan bareng-bareng kan pusingnya bareng-bareng,” ungkapnya sambil tersenyum.
Menurutnya, kebersamaan dalam try out justru menjadi motivasi tambahan bagi siswa untuk lebih semangat belajar.
Dorong Kolaborasi dan Kepercayaan Diri Siswa
Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi siswa untuk:
- Saling bertukar pemahaman
- Berdiskusi mengenai soal sulit
- Mencari solusi bersama
- Membangun semangat belajar kolektif
Program Try Out UTBK gratis ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan dan kepercayaan diri siswa dalam menghadapi UTBK 2026.
Selain itu, kegiatan ini turut menciptakan lingkungan belajar yang positif dan kompetitif secara sehat di kalangan pelajar.
Para siswa berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendukung generasi muda dalam meraih pendidikan tinggi. (mmc)







