KHABAR, PALANGKA RAYA – Panitia Liga Sentra Indonesia Regional Kalimantan Tengah 2026 resmi merilis jadwal skrining pemain untuk kategori usia U-10, U-11, dan U-12 yang akan dilaksanakan pada 8 hingga 9 April 2026 di Palangka Raya sebagai bagian dari tahapan awal sebelum pertandingan dimulai.
Kegiatan skrining ini menjadi langkah penting dalam memastikan kelayakan dan administrasi pemain sebelum kompetisi resmi bergulir pada 10 April 2026 di Stadion Tuah Pahoe.
Fokus Skrining untuk Tim Lokal dan Luar Daerah
Skrining hari pertama pada Rabu, 8 April 2026 dijadwalkan khusus bagi tim dari wilayah Palangka Raya dan sekitarnya dengan waktu pelaksanaan mulai pukul 14.00 hingga 19.00 WIB.
Adapun pembagian jadwal skrining hari pertama adalah sebagai berikut:
- 14.00 – 14.30 WIB: BTSP U-10, U-11, U-12
- 14.30 – 15.00 WIB: Sylva Kalteng U-10, U-11, U-12
- 15.00 – 15.30 WIB: AMK Palangka U-10, U-11, U-12
- 15.30 – 16.00 WIB: Rajawali U-10, U-11
- 16.00 – 16.30 WIB: PU Putra U-11
- 16.30 – 17.00 WIB: Palangkaraya United U-11, U-12
- 17.00 – 17.30 WIB: Enggang FC U-11, U-12
- 17.30 – 18.00 WIB: Istirahat
- 18.00 – 18.30 WIB: Titan FC U-10, U-11
- 18.30 – 19.00 WIB: BMB U-10
Sementara itu, skrining hari kedua pada Kamis, 9 April 2026 diprioritaskan bagi tim dari luar Palangka Raya dengan waktu pelaksanaan pukul 14.00 hingga 16.30 WIB.
Berikut jadwal skrining hari kedua:
- 14.00 – 14.30 WIB: Tanjung Pinang U-12
- 14.30 – 15.00 WIB: Putra Bersaudara U-10, U-11
- 15.00 – 15.30 WIB: Suppel Kapuas U-10
- 15.30 – 16.00 WIB: AMK Sampit U-12
- 16.00 – 16.30 WIB: Borneo FIA U-10
- 16.30 – 17.00 WIB: Bina Taruna Hanau U-12
Persyaratan Wajib Peserta Skrining

Panitia juga menegaskan bahwa setiap pemain wajib membawa sejumlah dokumen penting saat mengikuti skrining sebagai syarat administrasi.
Dokumen yang harus dibawa meliputi:
- Foto berwarna ukuran 3×4
- Akta kelahiran
- Kartu Keluarga
- Lembar NISN atau raport
- Album pemain beserta lampiran rangkap dua
Selain itu, panitia mengingatkan seluruh tim untuk hadir minimal 15 menit sebelum jadwal yang telah ditentukan agar proses berjalan lancar.
Keterlambatan kehadiran akan berdampak pada pengurangan waktu skrining bagi pemain yang bersangkutan.
Panitia juga membuka kemungkinan adanya penyesuaian jadwal di lapangan sesuai dengan kondisi pelaksanaan.
Dengan total 38 tim yang telah terdaftar pada LSI Kalteng 2026, tahapan skrining ini diharapkan menjadi fondasi awal dalam menjaga kualitas dan profesionalitas kompetisi sepak bola usia dini di Kalimantan Tengah. (red)







