40 Persen Penerima Tak Layak, Program Huma Betang Dievaluasi

KHABAR, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar pertemuan bersama insan pers di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Jumat (17/4/2026), sebagai langkah memperkuat sinergi, keterbukaan informasi publik, dan membahas perkembangan pembangunan daerah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam menjaga komunikasi yang terbuka dengan media sebagai mitra strategis pembangunan.

Komitmen Jaga Komunikasi dengan Media

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan bentuk konsistensi pemerintah dalam membangun hubungan dengan insan pers.

“Pertemuan hari ini merupakan yang kelima kalinya, yang menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam menjaga komunikasi yang terbuka dengan insan pers,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi pembangunan secara objektif, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat dilepaskan dari dukungan berbagai pihak, termasuk media.

Gubernur Serap Masukan Langsung dari Pers

Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana, menyebut forum ini dimanfaatkan untuk mendengar langsung masukan dari insan pers.

“Hari ini Bapak Gubernur ingin sharing dan mendengarkan langsung dari rekan-rekan sekalian, karena kami memahami bahwa insan pers merupakan mata dan telinga dalam mengawal kebijakan di lapangan,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa meskipun terdapat kebijakan efisiensi anggaran, program prioritas tetap berjalan dengan fokus yang lebih tepat sasaran.

Adapun sektor prioritas yang tetap dijalankan meliputi:

  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Infrastruktur
  • Sosial
  • Kesejahteraan masyarakat

Evaluasi Program Kartu Huma Betang Sejahtera

Rangga juga mengungkapkan hasil evaluasi terhadap program Kartu Huma Betang Sejahtera yang menunjukkan masih adanya ketidaktepatan sasaran penerima manfaat.

“Dari hasil verifikasi dan validasi, ditemukan sekitar 40 persen penerima dinyatakan tidak layak. Ini menjadi momentum untuk memastikan program ini ke depan benar-benar tepat sasaran,” pungkasnya.

Temuan tersebut menjadi dasar perbaikan agar program bantuan dapat lebih tepat menyasar masyarakat yang membutuhkan.

Gubernur Tegaskan Komitmen untuk Semua Masyarakat

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

“Kami bukan gubernur untuk kelompok atau agama tertentu, tetapi untuk seluruh masyarakat Kalimantan Tengah, baik yang mendukung maupun yang berbeda pandangan. Semua adalah tanggung jawab kami. Melalui kebersamaan dan komunikasi yang terbuka, kami ingin memastikan pembangunan berjalan adil, memperkuat rasa memiliki daerah, serta menjadikan masyarakat lokal sebagai tuan rumah di daerahnya sendiri. Kami juga berkomitmen serius pada pendidikan untuk memutus rantai kemiskinan dan pemberantasan narkoba demi menyelamatkan generasi masa depan,” ungkap Gubernur.

Pernyataan tersebut menegaskan arah pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas.

Dihadiri Pejabat dan Insan Pers

Pertemuan ini turut dihadiri oleh sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Staf Khusus Gubernur Kalimantan Tengah Herson B. Aden, serta insan pers dari berbagai media cetak dan elektronik.

Kehadiran berbagai pihak dalam forum ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun komunikasi yang konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah. (mmc)

5 Pilar Keselamatan Digerakkan, Kalteng Targetkan Zero Accident

LSI Kalteng 2026 Sukses, Target Tahun Depan Lebih Besar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *